Skip to main content

Sebab Kita Tajam pada Bidangnya

 Kita tajam pada bidangnya masing-masing

Terkadang banyak penilaian buruk datang kepada kita. Menuntut ini dan itu tanpa pernah mau tahu, atau mungkin lupa bahwa kita semua adalah pemula pada awalnya. Tak mengapa. Kita tidak dapat mengendalikan ucapan dan tindakan orang lain. Tak mengapa prosesnya cukup rumit dan panjang. Izinkan diri sendiri menjadi pembelajar yang rendah hati agar dapat bertumbuh, terbentuk, sesaat setelah terbentur.


Kita tajam pada bidangnya masing-masing...

Bisa jadi apa yang dimiliki orang lain, tidak ada di diri kita. Jadi, jangan angkuh! Semua pasti telah diatur dengan baik. Sebuah silet kecil yang tajam pun tidak mampu ketika digunakan untuk menebang pohon. Sebaliknya sebilah kapak besar, tidak bisa digunakan untuk memotong kertas. Sebab setiap hal telah ditempatkan sesuai porsinya. 

Karena orang lain hanya menuntut tanpa mau menuntun, memimpin tanpa mau membimbing.

Comments

Popular posts from this blog

 Sebenarnya siapa yang perlu dikasihani? Orang-orang Palestina telah jelas memperoleh tiket ke syurga dengan cara syahid. Sementara kita belum tau nanti akhir hidupnya seperti apa 😭
 How many times ‎do you need to be told ‎that God is close to you ‎before your heart is reassured? ‎His words, ‎“Surely I am near” ‎are preserved for eternity. ‎So when your heart quivers  ‎with uncertainty ‎look no further than His Book. ‎You can read it ‎a million times ‎and still find Him telling you ‎“Surely, I am near.” ‎“تَوَكُّل”