Skip to main content

Belajar dari Intuisi Seorang Ibu

Mau sedewasa apapun, kita tetaplah seorang anak kecil di mata Ibu.

Anak kecil yang baginya masih perlu dibimbing, diawasi dan dituntun sekalipun dirinya sudah hidup mandiri.

Semua orang akan berubah, tetapi tidak dengan Ibu.

Adalah satu-satunya sosok yang tetap berdiri, selalu, dan akan selamanya tegak di belakang kita- meskipun suatu saat raganya tidak lagi berada di dekat kita.

Bukan tanpa sebab, ikatan batin Ibu dan anaknya adalah perasaan paling kuat yang pernah ada.

Apapun keresahan dan peristiwa buruk yang menimpa anaknya, pun Ibu akan turut merasakannya.

Dari Intuisi seorang Ibu yang begitu kuat, hendaknya kita juga memiliki hal yang serupa.


Comments

Popular posts from this blog

 Sebenarnya siapa yang perlu dikasihani? Orang-orang Palestina telah jelas memperoleh tiket ke syurga dengan cara syahid. Sementara kita belum tau nanti akhir hidupnya seperti apa 😭
 How many times ‎do you need to be told ‎that God is close to you ‎before your heart is reassured? ‎His words, ‎“Surely I am near” ‎are preserved for eternity. ‎So when your heart quivers  ‎with uncertainty ‎look no further than His Book. ‎You can read it ‎a million times ‎and still find Him telling you ‎“Surely, I am near.” ‎“تَÙˆَÙƒُّÙ„”