Skip to main content

Setelah diamati, hidup didominasi oleh perihal mengejar. Mengejar sesuatu hingga mendapatkan apa yang dijadikan standard sukses bagi orang lain. Setelahnya pun, pencapaian yang didapat dijadikan perbandingan dan tampaknya ketika belum merasa puas, kembali disibukkan mengejar. 

Mengejar sesuatu yang boleh jadi telah ada ketetapannya, tanpa harus takut sesuatu itu lari. Karena yang memang benar-benar digariskan menjadi milik seseorang, tak akan pernah bertukar ataupun jadi milik orang lain. 

Lantas mengapa masih khawatir?

Comments

Popular posts from this blog

 Sebenarnya siapa yang perlu dikasihani? Orang-orang Palestina telah jelas memperoleh tiket ke syurga dengan cara syahid. Sementara kita belum tau nanti akhir hidupnya seperti apa 😭
 How many times ‎do you need to be told ‎that God is close to you ‎before your heart is reassured? ‎His words, ‎“Surely I am near” ‎are preserved for eternity. ‎So when your heart quivers  ‎with uncertainty ‎look no further than His Book. ‎You can read it ‎a million times ‎and still find Him telling you ‎“Surely, I am near.” ‎“تَÙˆَÙƒُّÙ„”