Skip to main content

Sebaik-baik Tempat Mengadu

Adakalanya ketika muncul masalah, kita perlu tempat bercerita. Yang sering dijumpai adalah ketika cerita ke orang lain yang didapat hanya kegiatan membandingkan seberapa buruk masalah Ia dan masalah kita, bukan sebuah solusi. Ada juga yang saat kita belum tuntas bicara, lawan bicara menyela sehingga membuat tidak nyaman. Tidak jarang juga kita salah memilih tempat bercerita. Ketika yang dipercaya tidak lagi bersama, yang kita ceritakan menyebar dari mulut ke mulut oleh orang yang tidak bertanggungjawab

Pada akhirnya memendam adalah alternatif kedua yang diambil untuk mengubur permasalahan tersebut. Sebelum akhirnya rasa khawatir perlahan muncul ke permukaan. 

Alternatif utamanya adalah, ceritakan masalahmu dengan yang Maha Kuasa. Entah bagaimana, rasanya damai sekali. Seolah kita berbicara dengan pendengar yang paling tepat, tanpa takut apa yang kita ceritakan diketahui orang banyak. 

Tuhan maha penyayang. JIkalaupun dirasa solusinya belum ada, setidaknya memangkas rasa gelisah dan putus asa

Comments

Popular posts from this blog

 Sebenarnya siapa yang perlu dikasihani? Orang-orang Palestina telah jelas memperoleh tiket ke syurga dengan cara syahid. Sementara kita belum tau nanti akhir hidupnya seperti apa 😭
 How many times ‎do you need to be told ‎that God is close to you ‎before your heart is reassured? ‎His words, ‎“Surely I am near” ‎are preserved for eternity. ‎So when your heart quivers  ‎with uncertainty ‎look no further than His Book. ‎You can read it ‎a million times ‎and still find Him telling you ‎“Surely, I am near.” ‎“تَÙˆَÙƒُّÙ„”