Skip to main content

September Mood

September sudah berjalan hampir separuhnya. Aku pikir rasa sakit itu ikut luruh, ternyata tidak.
Dengan apa lagi aku menebus sakit hati yang terlampau mencakar di kepalaku, bukan lagi di hati. Ego ini rupanya telah merambat jauh. 
Dengan kalimat apa lagi aku bisa menenangkannya.
Aku pikir seiring bertambahnya detik, aku semakin menaruh ikhlas.
Aku pikir seiring bertambahnya kesibukanku, aku dapat mengistirahatkan sesak 


Rupanya belum reda

Comments

Popular posts from this blog

T i t i a n

[T I T I A N] author: Dilla Nursyafitri
 Kita ga pernah tau orang-orang terpilih yang doanya mustajab di sisi Allah. Jadi, perhatikanlah bagaimana lisanmu terhadap sesama. Jangan sampai doanya menghambat dunia bahkan akhiratmu.